PENDIDIKAN
1. Raudhatul Athal (RA)
Khadijah Aisyah
TK
adalah sebuah fase penting bagi anak-anak untuk membangun relasi sosial dan
kemampuan intelektual, karena itu YWKA mendirikan sebuah TK untuk memastikan
bahwa anak-anak dari keluarga miskin di lingkungan di sekitar yayasan bisa
mendapatkan pendidikan formal yang layak.
Bagi
golongan masyarakat berpenghasilan rendah yang masih mengalami kesulitan
dalam memenuhi kebutuhan pokok hariannya,
menyekolahkan anak
mereka
di taman Kanak-kanak merupakan
hal yang mewah dan mahal. Masalah pendanaan inilah yang menjadi alasan utama
mengapa
mereka sampai mengabaikan keberadaan tingkatan pendidikan formal paling
dasar tersebut.
Raudhatul
Athal
Khadijah Aisyah
merupakan
Taman
Kanak-kanak berbasis
Al-Qur’an
yang tetap mengacu pada
kurikulum berbasis TK reguler yang dikeluarkan oleh Depdiknas.
2.
Taman Pendidikan
Al Qur’an (TPA)
Taman Pendidikan Al-Qur’an
adalah sebuah
lembaga
nonformal
yang fokus dalam memberikan
pendidikan
dasar
bagi anak-anak
dalam bidang baca
Al-Qur’an.
Bagaimanapun "melek" Al-Qur'an merupakan syarat mutlak bagi umat muslim yang
ingin serius mengamalkan ajaran agamanya.
3.
Khadijah Aisyah English
Course (K.E.C)
K.E.C
didirikan sebagai sarana untuk memperkenalkan bahasa Inggris secara
interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak dan remaja yang orang tuanya
secara finansial tidak mampu memasukkan mereka ke lembaga-lembaga kursus
Bahasa Inggris yang ada sekarang ini. Meskipun ditujukan bagi anak-anak
dari keluarga kurang "beruntung", KEC melengkapi diri dengan sarana belajar
audio-visual yang lengkap, materi terbaru yang didatangkan dari penerbit
Cambridge University Press, dan, yang paling utama, guru-guru yang
kompeten di bidang pengajaran Bahasa Inggris.
4.
Kelompok Dongeng Matahari (KDM)
Program
ini bertujuan untuk menumbuhkan dan mengajarkan kebiasaan membaca anak-anak
sejak dini, mengingat bahwa keterampilan membaca akan sangat berperan dalam
proses belajar di kemudian hari. Pendongeng adalah guru-guru dari berbagai
Taman Kanak-kanak se-Kecamatan Pesanggrahan yang secara sukarela bergiliran
datang ke Yayasan Wakaf Khadijah Aisyah setiap hari Minggu pagi untuk
memberikan hiburan yang mendidik bagi anak-anak yang tinggal di lingkungan
Yayasan kami.
5.
Taman Bacaan Khadijah Aisyah
Buku
adalah jendela dunia. Melalui buku, anak-anak bisa mengenal berbagai
pengetahuan yang bisa bermanfaat bagi kehidupannya kelak. Namun, seiring
dengan mahalnya harga buku-buku, akses terhadap ilmu pengetahuan bagi
anak-anak dari keluarga tidak mampu pun semakin terbatas. Tujuan pendirian
Taman Bacaan Khadijah Aisyah adalah untuk menjembatani kesenjangan akses
buku yang dirasakan oleh anak-anak dari keluarga tidak mampu tersebut. Yang
tidak kalah pentingnya, YWKA berpandangan bahwa Taman Bacaan itu sendiri
juga harus dapat mengantar anak-anak untuk bisa belajar secara mandiri.
Karena itu, YWKA sangat ketat dalam menyeleksi buku-buku yang benar-benar
cocok bagi anak-anak dan menggelar program-program rutin sebagai pendukung
kegiatan belajar mandiri di Taman Bacaan, seperti kuis dan dongeng. Hingga
saat ini koleksi Taman Bacaan Khadijah Aisyah telah mencapai sekitar 1000
buku. Untuk menyebarkan gagasan pembedayaan Taman Taman Bacaan Khadijah
Aisyah juga telah membuka cabang di wilayah Gaga Jakarta dan Kecamatan Sumur
Banten. Dengan jumlah koleksi yang terbilang masih sangat sedikit untuk
ukuran sebuah ‘perpustakaan’ ini, YWKA tetap berusaha memenuhi kebutuhan
anak-anak akan bacaan bermutu dan terus menambah koleksi.
6.
Program Tahsin – Tahfidz Al
Qur’an
Kemampuan ‘melek’ Al Qur’an bagi umat Islam kiranya perlu ditunjang dengan
hafalan Al Qur’an agar dapat lebih meningkatkan kualitas ibadah kepada
Allah. Target program ini adalah melahirkan banyak orang yang memiliki
hafalan Al Qur’an lebih dari 1 (satu) juz.
7. Jejaring TPA
Dalam
rangka meningkatkan pengajaran Al Qur’an di masyarakat, “jejaring TPA” hadir
untuk meningkatkan kualitas manajemen dan kurikulum yang dikuasai pengajar.
8. Program
Pembinaan Keagamaan
Program
ini ditujukan untuk membina lingkungan sekitar YWKA sehingga mereka dapat
menimba ilmu lebih jauh tentang Islam dan membentuk lingkungan yang kondusif
untuk taat kepada Allah.
9.
Beasiswa
Semakin
banyaknya jumlah anak putus sekolah seiring dengan semakin mahalnya biaya
pendidikan di negara kita telah menjadi bahan keprihatinan berbagai pihak.
Melalui program Beasiswa ini, kami bermaksud turut menekan angka putus
sekolah tersebut dengan memberikan bantuan uang pendidikan yang secara rutin
kami bagikan setiap bulan bagi sejumlah murid sekolah yang berasal dari
keluarga kurang sejahtera, khususnya bagi anak yatim piatu.